Found 2 bookmarks
Custom sorting
Jangan Takut
Jangan Takut
Jangat takut berbeda. Takutlah jika tidak bisa menerima perbedaan. Jangat takut menua. Takutlah jika tidak bermakna. Jangan takut bersabar. Kadang dengan sabar bisa menemukan jawaban tentang makna kehidupan. Jangan takut untuk menjauh sebentar dari keramaian, jika itu adalah jalan mencari ketenangan hidup. Jangan takut berbuat salah. Takutlah jika tidak pernah merasa bersalah. Jangan takut bermimpi, karena mimpi adalah cara kita merangkai rencana kehidupan. Jangan takut mengalah. Takutlah jika kemenangan membuat diri merasa paling benar. Jangan takut gagal, karena kegagalan adalah jalan meraih sukses di masa depan. Jangan takut mengambil keputusan, karena hidup adalah sekumpulan pilihan. Jangan takut minta maaf. Takutlah jika tidak pernah mau memaafkan. Sangat wajar apabila mempunyai perasaan takut dalam mengarungi kehidupan. Yang penting, kelola dan kendalikan rasa takut tersebut. Cegah agar rasa takut tidak menjadikan tersesat. Kendalikan rasa takut agar tidak bertentangan dengan petunjuk Tuhan Yang Maha Kuasa. Terima kasih telah membaca, silahkan kunjungi Tionghoa Indonesia untuk artikel-artikel lain yang lebih menarik.
·tionghoa.org·
Jangan Takut
Belajar Dari Filosofi Kerang Mutiara
Belajar Dari Filosofi Kerang Mutiara
Kerang penghasil mutiara di lautan memang tidak punya kaki, tidak bisa bergerak, dan tidak bisa berenang. kerang terpaksa harus menjaga dirinya, dari apa yg masuk ke dalamnya, semua harus diproses dari kotoran, pasir dan debu pun mencemarinya, menyakitinya, dengan sabar membungkusnya selapis demi selapis. Semua proses pembentukan tidak seindah mutiara yang dihasilkan, namun melalui proses panjang ternyata semua itu menjadi mutiara yang terindah yang dimiliki oleh sebuah kerang. Manusia juga sama, terkadang kita harus melewati pahit getirnya kehidupan, melewati banyak halangan, sakit hati, penderitaan, tetapi semua merupakan proses kematangan jiwa, proses pembelajaran, proses pelatihan kesabaran, yang pada waktunya nanti akan menjadi harga yang sangat berharga dengan nilai yang tiada taranya. Memang segala sesuatu yang dikerjakan bila belum terasa hasilnya, dirasakan sangat lama, menguras semua tenaga dan pikiran. Tetapi bila waktunya tiba, kebahagiaan yang dirasakan dari setiap perjuangan, mampu menghilangkan semua beban dan penat di hati. Tidak ada sesuatu yang muncul tanpa sebab. Yang penting selama ini perbuatan dan pikiran harus baik, dalam menerima hal-hal apapun, termasuk hal yang kurang baik. Harus ada filter dan saringan dalam mengolahnya yang bagus akan menjadi barang bagus, yang kurang bagus akan didaur ulang menjadi lebih bagus lagi. Terima kasih telah membaca, silahkan kunjungi Tionghoa Indonesia untuk artikel-artikel lain yang lebih menarik.
·tionghoa.org·
Belajar Dari Filosofi Kerang Mutiara